Rabu, 07 Februari 2024

MALUKU BERHAK MENDAPATKAN OTONOMI KHUSUS

Oleh: Saiful Chaniago 

(Waketum DPP KNPI)


Media Online - Alim Academia: Sejarah Indonesia mencatat, bahwa putra-putri Maluku memiliki kontribusi besar dan signifikan terhadap proses perjuangan hingga berdirinya negara Indonesia.  Sebut saja, Pattimura, Christina Martha Tiahahu, Johanes Leimena, Abdul Muthalib Sangadji, Anthony Reebok, Said Perintah Pattisahusiwa, A.Y Patty, Sultan Khairun Djamil, Sultan Babullah, dan lain-lain, artinya tanpa jasa para pejuang yang berasal dari Maluku, maka mungkin saja Indonesia tidak seperti saat ini, yang telah mendapatkan dan menikmati kemerdekaan atas kedaulatan dan kekuasaan kepemimpinan yang diakui oleh seluruh rakyat dunia dan institusi internasional. Soekarno menyatakan bahwa Indonesia tanpa Maluku, maka bukan Indonesia namanya, artinya nilai atas torehan yang disumbangkan para pejuang Maluku merupakan suatu nilai yang sangat berarti dan wajib dihormati oleh seluruh rakyat Indonesia dan siapapun pemimpin Indonesia selama Indonesia masih berdiri tegak di bumi pertiwi Nusantara.


Saat ini, Indonesia telah berada pada kepemimpinan nasional yakni' presiden Indonesia yang ke tujuh, dan sebentar lagi akan mencapai presiden yang ke delapan, pada usianya yang ke tujuh puluh delapan dan menuju usia ke tujuh puluh sembilan di tahun dua ribu dua puluh empat saat ini, seluruh rakyat Maluku masih diperhadapkan pada kesulitan hidup alias masih miskin dan menderita dalam kehidupan, dan apabila dibandingkan dengan tujuh daerah lainnya yang notabenenya sama-sama sebagai deklarator atas berdirinya negara Indonesia, maka ketujuh daerah lainnya telah berada pada daerah yang optimal tingkat keadilannya dan baik kemakmuran rakyatnya.


Sebagai putra asli Maluku yang lahir dari rahim perempuan berketurunan raja di negeri Laha Kota Ambon (Mewar), tentunya kami sangat kecewa dengan kepemimpinan Indonesia yang samasekali tidak menghormati rakyat Maluku atas torehan perjuangannya para pejuang kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Maluku, yang turut memastikan berdirinya negara Indonesia. Bahwa, Indonesia harus mengutamakan keadilan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia dengan senantiasa memperhatikan dan mempertimbangkan secara sungguh-sungguh semua nilai dan keringat para pejuang kemerdekaan Indonesia, termasuk para pejuang kemerdekaan Indonesia dari Maluku. Artinya, keadilan adalah pemberian hak atas kewajiban yang telah ditunaikan, bahwa selama Maluku tidak mendapatkan haknya atas kewajiban yang telah ditunaikan, maka selama itupun menurut kami Indonesia tidak adil terhadap Maluku. 


Desak Capres

Siapapun yang terpilih sebagai Presiden Indonesia tahun 2024, maka Maluku berhak mendapatkan keadilan dan kemakmuran dengan sebaik-baiknya berdasarkan nilai perjuangannya rakyat Maluku atas berdirinya negara Indonesia. Tentunya, yang demikian memastikan suatu keadilan terhadap Maluku sebagai salah satu daerah yang turut berjuang dan sebagai salah satu deklarator negara Indonesia. Maka, kepemimpinan Indonesia kedepannya harus mampu menjawab kegelisahan terkhsusnya rakyat Maluku yang selama ini merasa ditinggalkan oleh pemimpin Indonesia. Sebagai daerah yang memiliki banyak kekurangan dalam pelbagai aspek pembangunan, Maluku sudah saatnya harus mendapatkan perhatian khusus oleh siapapun Presiden Indonesia kedepannya. 


Otonomi Khusus Maluku

Menurut kami, dengan kondisi kehidupan masyarakat yang jauh dari sentuhan pelayanan keadilan dan kemakmuran, sedangkan dilain pihak Maluku merupakan salah satu deklarator berdirinya negara Indonesia, juga berjejer para pejuang kemerdekaan Indonesia dari Maluku, maka Maluku sepatutnya mendapatkan Otonomi Khusus, Otonomi Khusus Maluku sebagai solusi terbaik guna menjawab kebutuhan keadilan dan kemakmuran Maluku dan seluruh rakyatnya. Kami menilai, kepemimpinan Indonesia selama ini tidak serius dan kurang menghormati para pejuang kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Maluku, terbukti Maluku saat ini masih miskin dan infrastruktur pembangunan nasional tidak merata sampai ke bumi Maluku. Karena itu, kami mengajak seluruh rakyat Maluku untuk kuatkan solidaritas dan kuatkan tekad demi memastikan terwujudnya Otonomi Khusus Maluku, tentunya juga 'guna memastikan keadilan dan kemakmuran di bumi Maluku.

Salam Pela Gandong

(Saiful Chaniago)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baca Juga :

Translate

Cari Blog Ini